Browse By

Jenis Lampu Untuk Ruang Bilik Mandi

Faktor pencahayaan merupakan sebuah elemen yang sangat penting untuk memberikan efek tertentu di dalam sebuah ruangan, termasuk kamar mandi. Saat merancang tata letak lampu dalam sebuah ruangan, diperlukan perhatian ekstra.

Untuk diketahui, bahwa listrik dan air merupakan dua elemen yang tidak dapat disatukan. Sehingga, diperlukan material dan sistem yang tepat dalam pengerjaannya. Sebagai contoh yaitu untuk bola lampu di kamar mandi sebisa mungkin diberikan pelindung untuk mencegah cipratan dan uap air. Selain itu, untuk saklar atau tombol lampu juga posisinya dijauhkan dari sumber air.

4600desainrumah

Pencahayaan Yang Tepat kamar mandi (Foto:image.google)

Pencahayaan Yang Tepat kamar mandi (Foto:image.google)

Terdapat dua jenis pencahayaan untuk ruang kamar mandi. Pertama, yaitu pencahayaan menyeluruh dimana bola lampu diletakkan pada satu titik di tengah ruangan. Bola lampu tersebut dapat memberikan efek dramatis jika ditambahkan beberapa lampu di bagian sudut dinding. Untuk lampu sudut, dapat mengaplikasikan lampu keramik kontemporer dengan desain modern dan simpel atau model tiruan lampu gas zaman dahulu.

Untuk pencahayaan utama, dapat menggunakan lampu halogen yang diletakkan secara menyebar di bagian tengah dan di beberapa sudut plafon dengan jarak tertentu. Kelebihan dari penggunaan lampu halogen yaitu dapat memancarkan sinar putih bersih serta memancarkan efek segar dan tampak berkilau.

Jenis pencahayaan yang kedua yaitu untuk area wastafel dan cermin di dalam kamar mandi. Untuk penerapannya yaitu de┬Čngan mengaplikasikan lampu tungsten kecil atau bisa juga dengan menggunakan lampu halogen yang peletakkannya pada posisi yang tidak terlihat atau tersembunyi. Dengan begitu, dinding akan tampak berkilau akibat efek cahaya yang ditimbulkan oleh lampu tersebut.

Jika memungkinkan, perlu diperhatikan juga untuk pencahayaan alami pada ruang kamar mandi. Dengan menerapkan sistem pencahayaan alami selain dapat menghemat energi, juga menyehatkan. Untuk mendatangkan cahaya alami (sinar matahari), dapat dilakukan dengan memberikan bukaan pada plafon. Bukaan tersebut tidak perlu terlalu lebar, cukup sepertiga bagian plafon saja. Apabila ruang kamar mandi berada di lantai dua, sangat memungkinkan untuk memberikan jendela yang diarahkan pada suatu titik pemandangan tertentu sesuai dengan keinginan seperti taman misalnya.(chy)

Leave a Reply

shares